Sel kelamin atau gamet merupakan sel yang berfungsi untuk bereproduksi secara seksual pada makhluk hidup. Proses pembentukan gamet disebut juga gametogenesis. Struktur yang dapat menghasilkan gamet adalah gonad.
Baik laki-laki maupun wanita memiliki rangkaian fisiologis dengan respons yang identik dalam hal aktivitas seksual. Rangkaian respon tersebut adalah vasokongesti dan miotonia.
Kita telah mengenal beberapa sistem penggolongan darah, misalnya sistem ABO, ataupun rhesus. Untuk lebih memahaminya, mari kita simak penjelasan berikut.
Hormon adalah pembawa pesan kimia antar sel atau antar kelompok sel. Sama seperti hewan, tumbuhan juga memiliki hormon. Hormon tumbuhan atau fitohormon dihasilkan pada sel-sel tertentu pada tumbuhan. Fitohormon memiliki beberapa fungsi seperti pertumbuhan, perkembangan, penghambat atau penggerak.
Ekskresi merupakan proses pembuangan zat-zat sisa dari metabolisme tubuh. Zat ini perlu dibuang karena dapat menjadi racun pada tubuh manusia. Organ-organ ekskresi pada manusia mencangkup kulit, paru-paru, hati, dan ginjal. Berikut untuk lebih jelasnya.
Ruminansia adalah kelompok mamalia yang memamah kembali makanan dari hasil kunyahannya. Ruminansia memiliki dua lambung dan berbeda dari kelompok mamalia lain. Kelompok hewan ruminansia bergantung pada bakteri pengurai selulosa didalam organ lambungnya.
Sel disebut sebagai unit struktural, unit fungsional terkecil dari makhluk hidup. Semua makhluk hidup dibumi ini disusun oleh satu sampai miliaran unit sel. Ukuran sel yang sangat kecil, sehingga harus menggunakan alat bantu mikroskop untuk dapat mengamatinya.
Tanpa bernapas, manusia akan mati dalam hitungan menit. Sel-sel dan jaringan tubuh akan lumpuh karena tidak memperoleh energi untuk hidup serta beraktivitas. Jadi, ketika kita sedang menghirup udara, sebenarnya kita berjuang untuk bertahan hidup.
Sistem pencernaan manusia menggunakan cara kimiawi dan cara mekanis yang prosesnya berada di luar sel. Tujuan dari pencernaan makanan yaitu memecah bahan makanan menjadi struktur yang lebih sederhana agar dapat diedarkan keseluruh tubuh untuk keperluan metabolisme.
Metamorfosis adalah perubahan bentuk, ukuran, dan bagian-bagian tubuh dari suatu stadium ke stadium berikutnya. Umumnya, metamorfosis dialami oleh hewan-hewan seperti serangga dan amfibi. Dalam siklusnya, hewan memiliki struktur dan fungsi tubuh yang berbeda setiap stadium.